Kamis, 09 Desember 2010

Mutasi


Mutasi



Apa itu Mutasi ?

Mutasi adalah perubahan materi genetik atau disebut juga sebagai DNA. 
  1. JENIS-JENIS MUTASI  MUTASI KROMOSOM  yaitu perubahan susunan atau jumlah dari kromosom yang menyebabkan perubahan sifat individu lazim disebut ABERASI 
  2. MUTASI GEN yaitu perubahan gen dalam kromosom (letak dan sifat) yang menyebab-kan perubahan sifat individu tanpa perubahan jumlah dan susunan kromosomnya lazim disebut MUTASI saja.
Sarjana yang mempelajari mutasi adalah HERMAN MULLER (murid Morgan).  

Mutasi pada tumbuhan dipelajari oleh HUGO DE VRIES.

SEBAB-SEBAB MUTASI

a. MUTASI ALAM misalnya disebabkan sinar kosmis, radioaktif alam yang umumnya bersifat resesif dan merugikan. 

Sinar Ultraviolet 
memiliki energi yang besar yang dapat menyebabkan perubahan susunan gen atau kromosom. Sinar Ultraviolet (UV) termasuk mutagen fisik. Sinar ini diserap dengan sangat kuat oleh molekul DNA. Energi dari sinar UV menyebabkan eksitasi elektron pada basa nitrogen.
Salah satu jenis kanker kulit akibat mutasi oleh sinar UV adalah terbentuknya melanorma, yakni sel kanker yang berkembang dari sel pigmen pada kulit.

Sinar Radioaktif
Unsur radioaktif, seperti uranium dan radium yang masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan terjadinya perubahan dalam gen atau kromosom. Perubahan tersebut dapat diturunkan jika terjadi pada sel-sel gonad dan tidak akan diturunkan jika terjadi pada sel somatis.

b. MUTASI BUATAN 

Mutasi buatan adalah mutasi yangs sengaja dilakukan oleh manusia, antara lain dengan
  • Pemakaian bahan radioaktif untuk diagnosis,
  • Terapi deteksi suatu   
  • penyakit, sterilisasi dan pengawetan makana
  • Penggunaan senjata nuklir
  • Penggunaan roket, televisi  
  • Pemakaian bahan kimia,fisika, dan biologi
  PENYEBAB MUTASI 

Mutasi dapat terjadi baik secara spontan ataupun rangsangan dari luar. Mutasi spontan terjadi karena kesalahan acak dalam proses replikasi atau saat pembelahan sel. Penyebab mutasi yang terjadi secara spontan mialnya kesalahan mitosis dan meiosis, saat sitokinesis sel tidak terbagi menjadi dua sel baru sehingga kromosom yang telah digandakan tetap berada dalam satu sel. Contoh lain adalah rekombinasi yaitu perubahan akibat masuknya gen-gen atau segmen DNA dari molekul DNA (kromosm) lain ke dalam suatu molekul DNA.
Mutasi yang terjadi akibat tangsangan dari luar bisa bersifat alami maupun buatan. Mutasi yang bersifat alami terjadi secara kebetulan di alam dan biasanya jarang terjadi . contoh mutagen alam adalah sinar kosmis, radiokaktif alam, sinar ultraviolet.
 
Mutasi buatan yaitu mutasi yang terjadi karena campur tangan manusia. Mutasi buatan ini banyak dilakukan terhadap tanaman misalnya tomat, anggur, jambu dan sebagainya. Dipandang dari sudut manusia mutasi buatan ini sangat menguntungkan karena dapat memberikan hasil produksi yang cukup tinggi. Melalui mutasi buatan ini buah yang dihasilkan besar-besar dan tidak memiliki biji. Tamanan ini umumnya menjadi poliploid yaitu kromosom bertambah banyak akan tetapi dipandang dari segi tumbuhan itu sendiri , mutasi buatan yang menyebabkan polipoidi umumnya gagal. Untuk menyebabkan tanaman menjadi poliploid harus dilakukan pembibitan secara terus menerus. Pada sayuran mutasi buatan ini biasa dilakukan pada tanaman kubis(kol).

Jenis-jenis Mutasi  

  1. Mutasi Gen
  2. Mutasi Kromosom 
Mutasi Gen

Mutasi gen adalah perubahan yang terjadi pada susunan molekul DNA atau gen. Mutasi gen terjadi pada susunan kimianya (DNA). Bila struktur kimia gen berubah maka fungsinya pun akan berubah pula. Gen yang mengalami mutasi terdapat pada sel-sel tubuh (sel somatis) maka perubahan diturunkan ke sel anakan melalui pembelahan mitosis. Bila gen yang mengalami mutasi terdapat pada sel kelamin (gamet) maka perubahan akan diwariskan pada keturunannya.

Macam-macam Mutasi Gen

  • Mutasi Tak Bermakna  ( nonsense mutaion )
Terjadi karena perubahan susunan basa pada kodon (triplet) dari asam amino tetapi tidak mengakibatkan kesalahan pembentukan protein. Misalnya UUU diganti UUC yang juga merupakan kode untuk pembentukan fenilalanin.

  • Mutasi Ganda Tiga
Terjadi karena penambahan atau pengurangan tiga basa secara bersama-sama. 



  •  Mutasi Bingkai
Terjadi karena pengurangan satu / beberapa atau penambahan sekaligus  pasangan basa secara bersama-sama. 

Mutasi Kromosom

Mutasi kromosom adalah perubahan yang terjadi pada struktur dan susunan kromosom, yang disebut juga dengan mutasi aberasi. Mutasi ini dapat ditemui pada peristiwa gagal berpisah pada saat peristiwa pindah silang (crossing over), apabila kromosom hilang atau bertambah sehingga terjadi perubahan jumlah kromosom. 

a. Aneuploid 
Mutasi kromoson ini tidak melibatkan perubahan pada seluruh genom, melainkan hanya terjadi pada salah satu kromosom dari genom.  Macam – macam aneuploid adalah:

  • monosomik (2n-1)
  • nulisomik (2n-2)
  • trisomik (2n+1)
  • tetrasomik (2n+2)
b. Euploid
( eu = benar, ploid = unit ). Euploid merupakan mutasi yang menyebabkan kehilangan 1 atau lebih set kromosom.
Macam-macam euploid, yaitu :
  • monoploid (n)               
  • tetraploid (4n) 
  • triploid (3n)                   
  • poliploid (4n ke atas)

Mutasi karena perubahan struktur kromosom (aberasi)

Kerusakan kromosom terjadi karena perubahan jumlah atau susunan gen-gen di dalam kromosom yang disebabkan karena sebagian benangnya lepas, berpilin, melekat kembali dengan letak terbalik dan lain sebagainya. Kerusakan kromosom ini dapat dibedakan atas beberapa  macam, yaitu  :

a.  Inversi adalah perubahan urutan letak gen dalam suatu kromosom.  Inversi ini pun dapat dibedakan menjadi dua berdasarkan letak   sentromer pada saat terjadinya inversi, yaitu inversi perisentrik dan inversi parasentrik. 

b.   Delesi adalah kromosom homolog yang  hilang sebagian gennya.




c. Duplikasi adalah kromosom homolog yang mendapatkan penambahan sebagian gen dari kromosom pasangannya. 















Tidak ada komentar:

Poskan Komentar